Cara Membaca Peta Orienteering

Dipublikasikan oleh admin pada

peta orienteering dan kompas

Bagaimana cara membaca peta orienteering? dipostingan sebelumnya sudah dibahas apa itu peta orienteering, yaitu semacam peta topografi yang dibuat khusus untuk olahraga orienteering. Peta orienteering mempunyai aturan sendiri dalam pembuatannya. Kita harus pelajari terlebih dulu spesifikasi – spesifikasi peta orienteering. Spesifikasi internasional dapat dipelajari web resmi IOF. Silahkan klik disini.

Baiklah langsung saja kita bahas apa saja yang ada di peta orienteering. Sebuah peta orienteering memiliki bagian-bagian peta yang utama terdiri dari:

Skala

Skala peta adalah hal yang wajib ada pada setiap peta orienteering, skala menunjukkan angka perbandingan antara jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di permukaan bumi. Misalnya skala 1:5000 menunjukkan jarak 1 cm di peta sama dengan jarak 5000 cm (50 m) di medan sebenarnya. Ada dua macam skala, skala angka dan skala garis. Skala angka ditulis dengan perbandingan angka misalnya 1:10000 dst. Skala garis digambarkan dengan sebuah garis yang dibagi beberapa ruas dengan panjang yang sama setiap ruas.

Perhatikan contoh skala dibawah, setiap ruas menunjukkan 1 cm di peta dan 250 m di medan sebenarnya.

Skala Garis

Skala penting bagi orienteer agar bisa memperkirakan jarak sebenarnya yang berpengaruh pada pemilihan rute yang tepat.

Interval Kontur

Kontur adalah garis – garis di peta yang menggambarkan relief permukaan bumi. Interval atau selang kontur merupakan perbedaan ketinggian vertikal kontur. Kontur menunjukkan ketinggian suatu tempat dalam satuan meter. Tanpa garis kontur seorang orienteer tidak dapat mendapatkan gambaran relief muka bumi. Interval kontur yang biasa digunakan dalam peta orienteering adalah 2 m, 2.5 m dan 5 meter. Gambar dibawah contoh kontur dengan interval 5 meter. Setiap selang memiliki beda tinggi vertikal 5 meter dengan garis kontur indeks setiap 25 meter yang bergaris tebal.

Kontur

Garis Utara Magnetik

Kenapa garis utara magnetik penting? kan setiap peta utara pasti diatas. Betul, utara peta selalu diatas, tetapi dalam orienteering yang digunakan adalah utara magnetik atau utara yang ditunjukkan oleh kompas magnetik. Kompas magnetik ini selalu mengarah ke kutub utara magnetis bumi. Dengan garis utara magnetik ini seorang orienteer bisa dengan mudah menentukan arahnya hanya dengan bantuan kompas yang dipegang tanpa perlu lagi menghitung arah kompasnya dengan utara peta.

Warna

Peta orienteering mempunyai 7 warna yang dipakai

Putih, menunjukkan hutan mudah dilalui, peta orienteering yang terdapat warna putihnya berarti orienteer dengan mudah bisa melaluinya tanpa hambatan.

Coklat, menunjukkan relief seperti kontur, bukit, dan tepian tanah.

Kuning, menunjukkan lahan terbuka seperti lapangan sepak bola, padang rumput.

Hijau, menunjukkan vegetasi yang sulit dilalui atau tidak dapat dilalui.

Biru, menunjukkan perairan, seperti sungai, waduk, danau dll.

Hitam, menunjukkan medan bebatuan dan buatan manusia.

Ungu, warna ungu menunjukkan lintasan orienteering seperti simbol start, lokasi titik kontrol dan finish.

Legenda

Legenda peta adalah suatu daftar yang memuat keterangan tentang simbol-simbol yang ada di peta.Dalam kompetisi orienteering tingkat internasional legenda peta tidak dicantumkan. Jadi peserta sudah dianggap memahami tentang simbol – simbol peta orienteering yang terdapat dalam Spesifikasi Peta (ISOM).


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *