Download Citra Satelit Dengan SAS Planet

Dipublikasikan oleh admin pada

Dalam membuat peta dasar untuk orienteering biasanya kita menggunakan software Google Earth untuk mengambil citra satelit, akan tetapi kelemahannya adalah citra satelit yang dihasilkan tidak mempunyai mempunyai sistem koordinat dan citra yang dihasilkan kurang jelas atau tidak mempunyai resolusi tinggi.

Untuk bisa menghasilkan peta yang sesuai dengan koordinat bumi harus dilakukan georeferencing. Georeferencing adalah proses pemberian koordinat pada citra atau data raster. yang belum mempunyai sistem koordinat bumi. Proses ini bisa menggunakan software GIS, seperti ArcGis, ArcView, QGis dll. Tapi proses ini memerlukan keahlian khusus dibidang GIS dan pemetaan.

Solusinya adalah menggunakan software SAS Planet, software ini bersifat seperti portable, tidak perlu instal cukup di taruh di folder kemudian jalankan file .exe nya. Kita dapat memilih beberapa sumber citra satelit seperti Google dan Bing Maps. Citra satelit yang dihasilkan juga sudah mempunyai koordinat, jadi kita tidak perlu lagi melakukan proses georeferencing. Resolusinya juga tinggi sesuai dengan citra yang tersedia, karena ada beberapa wilayah yang resolusinya rendah.

Langkah Menggunakan SAS Planet

Download software SAS Planet ekstrak file .zip ke folder yang diinginkan.

SASPlanet.exe

Klik SASPlanet.exe untuk memulai, atau bisa Anda sematkan dalam start menu (Klik Kanan – Pin to Start Menu) untuk mempermudah Anda mencarinya lagi.

Tampilan SAS Planet

Untuk memilih basemap klik menu Maps atau tool yang tersedia seperti gambar berikut:

Sebelah Pilihan basemap ada pilihan layer, dapat dihilangkan dengan klik Hide All terutama jika Anda ingin download citra satelit tanpa layer lain.

Basemap layer

Pada Pilihan Layer Google Hybrid akan keterangan – keterangan tempat berbahasa Rusia ganti Bahasa Indonesia dengan cara: Klik Settings – Layer Settings – Hybrid (Google). Ubah tulisan
http://mt.google.com/vt/lyrs=h@169000000&hl=ru menjadi
http://mt.google.com/vt/lyrs=h@169000000&hl=id . Ganti kata paling belakang menjadi id.

Layer Setting

Download Citra Satelit Resolusi Tinggi

Langkah selanjutnya adalah mendownload citra resolusi tinggi, pertama cari area yang akan didownload . Sebelum mendownload, tentukan dulu Area Of Interest (AOI) area yang akan didownload dengan pilih Selection pada toolbar.

Ada beberapa pilihan Rectangle, untuk seleksi dengan kotak. Polygonal untuk seleksi dengan area yang diinginkan saja. Kali ini menggunakan Rectangle saja.

Rectangular Selection
Rectangular Selection

Klik Rectangle Selection, lalu klik dan drag di area atau wilayah yang diinginkan.

Setelah itu muncul pilihan berikut pada tab Download:

  • Map/Overlay layer, pilih Sattelite (Google Maps), karena kita akan mendownload citra satelit google.
  • Zooms: Centang sesuai keinginan Anda, semakin besar zoom semakin jelas citra yang dihasilkan semakin besar pula ukuran file.

Catatan: Sebagian besar wilayah di Indonesia zoom paling besar adalah 20. Jadi pilihlah maksimal 20 atau dibawahnya. Atau bisa Anda coba menggunakan zoom yang lain.

Selection Manager

Klik Start, lama proses download tergantung pada besarnya area dan tingkat zoom juga koneksi internet tentunya.

Proses Download

Proses selesai apabila ada keterangan

Downloading…
(Ok!)
The task is completed!

Buka lagi toolbar Selection , klik tanda panah pilih Last Selection.

Muncul lagi dialog Selection Manager, tapi kali ini pindah ke tab Stitch. Perhatikan pengaturan berikut:

Stitch
Stitch
  • Output format: pilihan format keluaran file citra satelit. Pilih saja JPEG atau GeoTIFF agar mudah digunakan
  • Save to: merupakan tempat menyimpan data dan berikan nama file
  • Zoom : pilih zoom 19. Sesuaikan dengan dalam proses download diatas
  • Map: Sattelite (Google maps)
  • Overlay layer: Pilih No. karena kita hanya butuh citra satelit saja
  • Projection: Pilih Geographic (Latitude/Longitude)
  • Create Georeference file: centang .w. Ini adalah file tambahan yang isinya informasi georeference selalu letakkan bersama dengan file citranya.
  • yang lain boleh abaikan.

Klik start setelah mengatur sesuai dengan diatas. Buka direktori tempat penyimpanan data.

Data yang sudah berhasil didownload

Apabila berhasil ada beberapa file yang mengikuti file utama. File tersebut tidak boleh terpisah, harus dalam satu folder yang sama.

Cara Membuka Citra Satelit di Open Orienteering Mapper

Buka program OOM, Buat peta baru dan pilih skala dan simbol yang dibutuhkan. Pada menu Template – Buka template, pilih data citra tadi. Pada dialog Menentukan cara untuk posisi atau skala gambar otomatis akan aktif pilihan Rujukan Geografis (World File). Ini karena citra satelit tadi sudah mempunyai koordinat. Jadi tidak perlu susah-susah lagi untuk mengaturnya langsung klik Buka aja.

Baca juga: Cara membuka open orienteering mapper

Menentukan posisi gambar

Atur sistem koordinat rujukan, Referensi sistem koordinat pilih UTM dan zona diisi sesuai dengan wilayahnya. Zona dapat diketahui di Google Earth. Zona S untuk selatan dan N untuk utara ekuator. Klik OK.

Pilih zona UTM

Akan muncul Pilih sistem koordinat referensi: Koordinat geografis (WGS84 ) karena citra dari SAS planet tadi menggunakan sistem koordinat geografis.

Koordinat geografis

Citra akan tampil di Open Orienteering Mapper, jika tidak coba klik tool Tampilkan seluruh peta di sebelah tool Zoom.

Citra sudah terkoreksi dan siap menggambar

Perhatikan pojok kanan bawah yang ditandai kotak merah, itu adalah koordinat. Anda bisa coba cek di Google Earth untuk mengetahu benar tidaknya. Ada pilihan koordinat Peta, UTM, dan Geografis.

Update:
Jika area yang akan didownload luas, sebaiknya gunakan format GeoTIFF atau .ecw (untuk software GIS, openorienteering mapper belum bisa)

Selesai.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *